Penggunaan Multimedia
>> Senin, 10 November 2008
DI MANA MULTIMEDIA DIGUNAKAN
Multimedia akan sesuai kapanpun antarmuka manusia mengoneksikan pengguna manusia pada informasi elektronik dalam berbagai jenis. Multimedia meningkatkan antarmuka komputer text-only minimalis dan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dengan mencari dan menarik perhatian dan ketertarikan; multimedia memperkuat ingatan terhadap informasi. Jika dirancang dengan tepat, multimedia dapat menjadi sangat menghibur.
Multimedia dalam Bisnis dan Kantor
Aplikasi bisnis untuk multimedia meliputi presentasi, pelatihan, pemasaran, periklanan, demo produk, database, katalog, pesan kilat, komunikasi jaringan.
Voice mail dan video konferensi tersedia dalam jaringan lokal maupun wide area (LAN dan WAN) dengan menggunakan jaringan terdistribusi dan protokol Internet. Bahkan saat ini banyak radio online atau siaran televise online dapat dinikmati melalui jejaringSetelah mendengarkan presentasi melalui slide berukuran 35 mm dan overhead dari podium konferensi perdagangan nasional, presentasi multimedia dapat membuat audiens menjadi hidup. Kebanyakan paket perangkat lunak presentasi menyediakan tambahan audio dan video klip pada "slide show" grafis dan material teks yang biasa. Bahkan media pembelajaran lebih efektif jika menggunakan sebuah presentasi slide sehingga client menjadi lebih jelas terhadap obyek yang menjadi focus permasalahan dalam bisnis.
Multimedia dimanfaatkan secara luas dalam program-program pelatihan dan pembelajaran. Penerbang belajar untuk mengatasi terorisme dan keamanan internasional melalui simulasi. Agen pengawas obat terlarang PBB dilatih menggunakan video interaktif dan foto untuk mengenali tempat-tempat tersembunyi di pesawat dan kapal. Mekanik belajar untuk mernperbaiki mesin. Tenaga penjual belajar mengenai lini produk dan menggunakan perangkat lunak untuk mengajari konsumen mereka. Pilot pesawat tempur berlatih cara menghadapi serangan mendadak di tanah lapang sebelum menghadapi yang sesungguhnya. Peningkatan program authoring yang mudah digunakan dan peranti media produksi bahkan mengizinkan pekerja pada lini assembly menciptakan program pelatihan mereka sendiri untuk digunakan oleh sesama mereka.
Multimedia dalam lingkungan kantor sudah menjadi sesuatu yang umum. Perangkat keras authoring image digunakan untuk membuat kartu identitas karyawan dan menandai database, untuk anotasi video, dan untuk telekonferensi secara langsung. Dokumen presentasi yang terdapat dalam e-mail dan video konferensi sudah banyak tersedia. Komputer laptop dan proyektor resolusi tinggi menjadi sesuatu yang umum dalam presentasi multimedia . Ponsel dan PDA (personal data assistant) memanfaatkan teknologi komunikasi Bluetooth yang membuat komunikasi dan bisnis dari bisnis lebih efisien.
Seiring penggunaan multimedia dalam perusahaan dan bisnis, dan menurunnya biaya instalasi kapabilitas multimedia, semakin banyak aplikasi yang dikembangkan baik in-house maupun thirdparty agar bisnis dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Keuntungan ini akan mengubah cara ditransaksikan karena mereka memperkokoh penggunaan multimedia yang menawarkan kontribusi penting kepada lini bawah sambil mengiklankan Image publik dari bisnis sebagai investor dalam hal teknologi.
Multimedia di Sekolah
Sekolah mungkin merupakan institusi yang paling membutuhkan ultimedia. Banyak sekolah di Amerika Serikat sekarang ini kekurangan biaya dan kadang-kaang lambat dalam mengadopsi teknologi baru, namun di sinilah kemampuan multimedia bisa dimaksimalkan untuk keuntungan jangka panjang.
Kantor administrasi Clinton/Gore menantang industri telekomunikasi untuk mengoneksikan kelas, perpustakaan, klinik, dan rumah sakit di Amerika Serikat ke informasi superhighway, dan banyak hal telah dilakukan di area ini. Langkah-langkah juga telah diambil untuk menyediakan dukungan pemerintah untuk penerapan teknologi di pedesaan berpendapatan rendah dan sekolah
perkotaan. National Grid for Learning (NGfL) juga mencanangkan program yang sama untuk sekolah di United Kingdom. Multimedia dapat memprovokasi perubahan secara radikal dalam proses pengajaran pada mendatang, khususnya saat siswa yang cerdas menemukan bahwa mereka dapat dari batasan metode pengajaran tradisional. Sebenarnya, di sini terjadi perubahan dari model pembelajaran "transmisi" atau "siswa pasif" ke model Kolb tentang "Pembelajaran Eksperiensial" "siswa aktif". Dalam beberapa hal, guru lebih sebagai pembimbing dan mentor, fasilitator pembelajaran, yang memimpin siswa untuk mengikuti proses pembelajaran, bukan sebagai penyedia pembelajaran yang utama. Siswa, bukan guru, menjadi inti dari proses pengajaran dalam pembelajaran. Ini merupakan subjek yang sensitif dan berbau politik di kalangan pendidik, jadi
lunak pendidik terkadang diposisikan sebagai "pengaya" proses pembelajaran, bukan _,anti yang potensial untuk metode tradisional berbasis guru. Karya Warren Longmire dari San Isco mengorganisasikan subjek permasalahan ke dalam "Objek Pembelajaran" atau "titik-titik" r ateri pembelajaran untuk memperkaya objek pembelajaran (seperti blok-blok bangunan Lego) daya rekat lama dan aplikasi multifungsi.
Multimedia untuk pembelajaran memiliki banyak bentuk.
Gambar menunjukkan kepeloporan dari pemenang penghargaan klasik "Just Grandma and Me", yang ditujukan untuk anak usia 3 sampai 8 tahun. Keterampilan membaca meningkat seiring pengenalan huruf dan klik mouse
berikut contoh penggunaan click mouse dan kemampuan memory anak-anak
0 komentar:
Posting Komentar